<<=ASSALAMU'ALAIKUM ... SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MTs NEGERI KUPANG -- SEMOGA MEMBAWA MANFAAT=>>
Nomor Induk Siswa Nasional

Languange

Kategori

Berita (1) Video (1)

Anda Pengunjung ke-

Entri Populer

Sejarah

Untuk Saat ini di Kota Kupang hanya ada 1 (satu) Madrasah Tsanawiyah Negeri  (MTs.N) yaitu : Madrasah Tsanwiyah Negeri Kupang  yang berlokasi di jalan Lapangan Tembak   Nomor 15 Kupang Kecamatan Alak Kelurahan Nunbaun Sabu Kota Kupang.
Adapun di jalan Lapangan Tembak nomor 15 yang merupakan lokasi  pemukiman  dihuni  oleh 2 jenjang yakni  Madrasah Tsanawiyah dan  Madrasah Aliyah yang kini telah menjadi madrasah Model. Awal terbentuknya  madrasah tersebut , dengan adanya SK Menteri Agama nomor 15 / Tahun 1979 lembaga pendidikan dasar mulai dapat menampakkan  perkembangan  yang positif, baik KBM, maupun sarana prasarananya. Dengan kehadiran MTs.N Kupang telah mendapat perhatian dari masyarakat muslim golongan menengah ke atas yang pada umumnya menghendaki agar  anak-anaknya  mendapat pendidikan  agama lebih banyak  dibandingkan di sekolah umum (SMP). Masuknya anak-anak dari keluarga muslim  golongan menengah ke atas yang kebanyakan mereka  juga para pemerhati  pendidikan,  pakar-pakar pendidikan, mengakibatkan  terjadinya kontak positif antara kepala madrasah ataupun para guru dengan para pengurus Komite. Bahkan ketua Komitenya  sebagai Ketua MUI Provinsi NTT, yang memiliki ruhul jihad tinggi. Kebersamaan Komite dengan Kepala madrasah berusaha menampilkan  Madrasah Tsanawiyah  Negeri Kupang pada tataran paling depan, demi syiar Islam, untuk membuktikan bahwa Islam itu “ Ya’lu wa laa yu’la alaih”

Sejak didirikan Madrasah Tsanawiyah Negeri Kupang  sudah tujuh  kali ganti  kepala sekolah. Namun, selalu terus mengalami  kemajuan perkembangannya, masyarakat orang tua  yang tergabung dalam Komite diwakili oleh pengurusnya selalu berperan  sebagaimana fungsinya, memberikan kontribusi dalam memajukan madrasah.
Membagun Kerjasama
Keterlibatan MTs.Negeri Kupang dalam wadah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP / MTs Kota Kupang sangat strategis dan bermanfaat.
    Selain itu, antusiasme Pemerintah Kota Kupang khususnya Dinas Pendidikan Kota selalu memperhatikan dan melibatkan MTs. Negeri Kupang dalam segala kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan. Hal ini didasari atas pola yang dikembangkan  di Madrasah ini selalu menciptakan iklim kerja yang fleksibel dan selalu meperluas jaringan kerja yang optimal tanpa membedakan hal – hal yang bersifat ekslusif / khusus.
Pekembanagan Lembaga
        Secara bertahap  setiap tahun selalu membenah diri baik dalam hal manajemen maupun sarana dan lingkungan.Madrasah selalu mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh semua komponen yang ada sehingga secara bertahap kegiatan manajerialnya semakain terarah dan sesuai dengan yang diharapkan.
 Madrasah selalu berupaya untuk melengkapi fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan.
    Apresiasi yang positif dari Pemda Kota Kupang terhadap MTs. Negeri Kupang salah satunya didasari pada partisipasi aktif kita dalam kegiatan Pemda Kota Kupang terurtama berkaitan dengan pendidikan. Bahkan secara terbuka Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang menyatakan dalam forum seminar tentang UKS yang dilansir oleh media massa ( Timor Expres ) akhir Nopember 2007 bahwa UKS MTs. Negeri Kupang adalah UKS terbaik di Kota Kupang yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Jembore UKS di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Oktober 2008.
Apresiasi positif dan prestasi yang langkah ini tetap dipertahankan dan secara bertahap selalu ada upaya pengembangan ke arah yang lebih baik.
Pernyatan yang sama pula disampaikan oleh Pemerintah Kota Kupang Drs.  Daniel Hurek sekalu Walikota  Kupang saat melakukan kunjangan ke MTs.Negeri Kupang tanggal 18 Maret 2010 untuk melihat secara dekat kondisi dan persiapan UKS MTs.N Kupang dalam mengikuti Lomba Sekolah Sehat  (LSS) Tingkat Provinsi NTT.


PERIODISASI KEPEMIMPINAN MTs. NEGERI KUPANG DENGAN SEGALA UPAYANYA TERMASUK UKS

1.   Periode Pertama 1979 – 1982 Latif Mako ( Kepala Madrasah Pertama )
 MTs. Negeri Kupang memulai kiprahnya dengan menempati kelas – kelas berukuran 7 X 8 meter,  setiap kelas menampung rata – rata 42 siswa. Situasi ruang yang memang tidak dipola untuk kelas,  sebenarnya ruang belajar siswa PGA yang dulu ditampung di asrama, sudah barang tentu sangat tidak kondusif, pengembangan belum bisa dilaksanakan karena dana tidak mendukung, input siswa dari golongan ekonomi menengah ke bawah, bahkan  dari golongan ekonomi lemah pun banyak, sehingga swadaya komite untuk pengembangan madrasah belum dapat diharapkan.

2.   Periode kedua 1982 – 1985  Ahmad B. Akbar, BA. ( Kepala Madrasah Kedua )

Situasi masih tetap, namun sudah diusahakan adanya kejelasan lokasi yang pada saat perubahan struktur dahulu diperjelas, maka periode ke 2  (dua) ini mulai diperjelas, namun belum berhasil usahanya telah pergantian karena kepala madrasah dipindah tugaskan ke Timor – Timur.






3. Periode Ketiga 1985 – 1986 Drs. Abdussahar K.S.( Kepala Madrasah Ketiga )

Melanjutkan usaha pemimpin selanjutnya,  dan mulai menambah rombongan kelas, ada perpindahan lokasi sehingga berdampingan dengan MAN Kupang penataan yang masih kurang. Di bawah pimpinan kepala madrasah periode ke  3 (tiga) yaitu beliau tidak terlalu lama yang kemudian dipindahkan ke Bidang Bimbaga Islam Kanwil Departemen Agama Provinsi NTT sebagai kepala seksi.

4.   Periode Keempat 1993 – 1999 Hj. As’Adah, BA. ( Kepala Madrasah Keempat )

Kemajuan mulai banyak diraih, boleh dikatakan periode ini periode matahari baru terbit. Berbekal pengalaman dari guru PGAN yang diangkat menjadi kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Kupang yang sudah tertinggal jauh dari sekolah dijajaran Diknas, beliau berusaha mengangkat derajat MTs. Negeri Kupang. Kepemimpinan beliau pun tidak lama, beliau mengakhiri jabatannya lewat permohonan pensiunan dini untuk mencalonkan diri pada partai politik.

  1. Periode Kelima 1999 – 2004 Dra. Hj.Aminah H. A.Penno (Kepala Madrasah
      Kelima)
Banyak sekali kemajuan yang diraih lewat program disiplin dan bersih, boleh dikatakan pada saat periode ke -5 inilah awal kemajuan UKS MTs. Negeri Kupang.  Berbekal pengalaman dari guru, kepala seksi pada Bidang Penerangan Agama Islam pada Kanwil Departemen Agama Provinsi NTT dan Kepala Seksi Kependais pada Kantor Departemen Agama Kabupaten Kupang, yang kemudian diangkat menjadi Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Kupang. Beliau berusaha menonjolkan kinerja disiplin, dan bersih. Lewat kedua faktor itu tampak Madrasah Tsanawiyah Negeri Kupang berjuang meraih prestasi yang unggul didampingi oleh seluruh aparat yang terseleksi baik, para wakil kepala yang potensial serta dukungan komite yang cukup.
Perjuangan memajukan MTs.Negeri Kupang betul-betul membutuhkan ketekunan dan kegigihan. Saat itu, siswa SD /MIS sangat enggan bila disuruh melanjutkan ke MTs. Negeri Kupang,karena melihat MTs. Negeri Kupang yang belum maju. Bahkan masyarakat tidak kenal dengan MTs. terbukti bahwa kebanyakan orang mengatakan “SMP MTs “ saat itu. Jadi seolah-olah MTs. adalah nama sebuah yayasan yang menaungi SMP Swasta. Keadaan yang demikian tidak dapat dibiarkan terus menerus, oleh karena itu Kepala MTs. Negeri Kupang dan stafnya segera mengambil langkah. Gebrakan pertama yang dilakukan untuk memperkenalkan MTs.Negeri Kupang kepada masyarakat adalah mengadakan MTs. CUP bekerjasama dengan perusahaan yang bersedia memberikan dukungan dana sekalipun ada misi bisnis asal tidak merugikan masyarakat, tidak masalah bagi kami. Dengan bantuan para pengusaha /donatur maka seluruh pembiayaan dapat tertanggulangi tanpa mengeluarkan dari instansi bahkan dapat  membagi-bagi bermacam-macam hadiah kepada peserta yang telah terdaftar. Sayangnya, MTs.Negeri Kupang hanya baru bisa melaksanakan tetapi  belum bisa menjadi juara. Selanjutnya upaya-upaya tetap dilakukan baik pembenahan sistem pembelajaran,disiplin dan keadaan fisik bangunan salah satunya adalah dibuatnya Ruang UKS yang cukup memadai beserta fasilitasnya yang pengelolaan UKS ini di asuh oleh Ibu Dra.Sri Winarni. Kemudian Pengasuh UKS dialih pindahkan kepada Dra.Hj.Sukmawati hingga sekarang.
Pembenahan kegiatan belajar mengajar ( KBM ) dilakukan terus-menerus dengan supervisi dan pertemuan rutin MGMP. Pelaksanaan bimbingan belajar dan pemberian hadiah kepada siswa berprestasi diupayakan untuk memberikan motivasi kemajuan belajar siswa. Pada Tahun pembelajaran 2000 nampaknya masyarakat sudah mulai tertarik untuk memasukkan anaknya ke MTs.Negeri Kupang, sayangnya, beliau harus mengakhiri masa kepemimpinannya karena sudah memasuki masa purna bhakti (pensiun).





6.    Periode ke enam Tahun 2004 – 2008  Hasan Manuk.S.Pd.M.Pd. ( Kepala
Madrasah Keenam )
Pucuk dicinta ulampun tiba. Periode ini  adalah benar-benar tunas dari suara guru lewat seleksi memaparkan visi misi Madrasah ke depan yang bahasa ilmiahnya adalah melalui Fit and Propetes. Kepemimpinan beliau banyak pembenahan  di bidang administrasi, manajemen yang terbuka dan transparan. Banyaknya animo masyarakat yang positif sehingga muncullah diberbagai media massa tentang siswa MTs. Negeri Kupang yang memperoleh kelulusan baik di kota Kupang dalam klasifikasi  B. Terbukti pendaftar yang ingin menjadi siswa MTs. Negeri Kupang tak dapat tertampung lewat pertama kali seleksi. Inipun dilakukan sesuai dengan kapasitas Madrasah. Tahun 2003, animo masyarakat semakin berubah lewat out put dan kerjasama.
Keterlibatan MTs. Negeri Kupang dalam wadah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP / MTs Kota Kupang sangat strategis dan bermanfaat, karena selain anggota, Kepala MTs. Negeri Kupang juga sebagai salah satu pengurus inti dalam wadah ini. Peluang ini dimanfaatkan secara optimal sehingga hampir semua kepala sekolah SMP di Kota Kupang sudah berkunjung ke MTs. Negeri Kupang karena kegiatan MKKS terkadang dilaksanakan di MTs. Negeri Kupang.
            Selain itu antusiasme Pemerintah Kota Kupang khususnya Dinas Pendidikan Kota selalu memperhatikan dan melibatkan MTs. Negeri Kupang dalam segala kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan. Hal ini didasari atas pola yang dikembangkan  di Madrasah ini selalu menciptakan iklim kerja yang fleksibel dan selalu meperluas jaringan kerja yang optimal tanpa membedakan hal – hal yang bersifat ekslusif / khusus.